MESOPOTAMIA - KEMERDEKAAN DARI MASA LALU
Ps. Willson Raj
24 Juli 2016
GKKD Jogja
- Lingkungan sekeliling mempengaruhi kita.
- Kita merupakan hasil input dari pengaruh lingkungan kita sejak dalam rahim ibu kita. Ini membuat kita memiliki karakter, kebiasaan, dll.
- Kita ini mahluk yang memiliki kebiasaan.
- Ada zona nyaman dalam hidup kita. Hal ini tidak apa dalah kehidupan fisik kita, namun jika zona nyaman itu dalam kehidupan roh kita maka hal itu berbahaya.
Hakim 3:7-11
- Setiap orang Israel berdosa selalu berhubungan dengan penyembahan berhala, padahal mereka sudah sering melihat dan mengalami amarah Tuhan.
- Berhala bukan hanya bersujud kepada patung, namun segala hal yang kita habiskan lama lebih daripada Tuhan. Segala sesuatu yang kita prioritaskan lebih daripada Tuhan adalah berhala.
- Tidak ada yang lebih penting daripada prioritas kita kepada Tuhan.
- Kenapa Tuhan mengirim raja dari Mesopotamia ke Israel?
Kisah 7:2-4
- Tuhan menyuruh Abraham keluar dari Mesopotamia sebab Mesopotamia adalah tanah penyembahan berhala. Mesopotamia berbicara tentang zona nyaman, karakter lama, masa lalu, dll.
- Dulu Abraham dan nenek moyangnya adalah penyembahan berhala. Itu sebabnya Israel selalu kembali ke sifat lamanya. Maka Tuhan mengirim orang dari Mesopotamia untuk mencabut akar penyembahan berhala.
2 Korintus 5:17
- Siapa saja yang ada di dalam Kristus adalag ciptaan baru, yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang.
- Kita tidak bisa mengganti Mesopotamia kita, kecuali kita memutuskan dan meninggalkan Mesopotamia kita.
- Karakter lama kita adalah musuh terbesar kita.
- Kita tidak bisa mengendalikan Mesopotamia tapi harus diputuskan secara total.
- Generasi bangsa Israel tidak bisa masuk ke tanah Kanaan karena selalu melihat masa lalu mereka.
- Salah satu bentuk Mesopotamia adalah rasa tertolak, biasanya berbentuk selalu menyalahkan orang lain atas kesalahan diri sendiri, tidak bisa bekerja sama, takut gagal, suka menghayal, dll.
- Mesopotamia bisa dalam bentuk tidak mau melupakan, kepahitan, dan memaafkan.
- Mesopotamia juga bisa berupa kutuk keturunan.
Keluaran 20:4-6
- Abraham berbohong mengenai Sarah yang mengakui dia sebagai saudaranya, hal ini dilakukan juga oleh Ishak yang berbohong mengenai Ribka.
Yesaya 43:18-19
- Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.
- Kita tidak bisa melihat dan menuju masa depan kita jika Mesopotamia kita tidak kita tinggalkan. Kita tidak bisa berbohong kepada Tuhan dan kepada diri sendiri.
- Tuhan ingin membebaskan kita.
No comments:
Post a Comment